Muser

Berita Desa

PEMERINTAH DESA MUSER GELAR REMBUK STUNTING PERKUAT KOMITMEN BERSAMA WUJUDKAN GENERASI SEHAT DAN CERDAS

03 September 2026

5 Kali Dibaca

Admin

Muser, Muara Samu — Pemerintah Desa Muser, Kecamatan Muara Samu, melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Desa Muser sebagai upaya memperkuat kepedulian, koordinasi, dan komitmen bersama dalam mencegah serta menurunkan angka stunting di Desa Muser.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Kecamatan Muara Samu, Pimpinan Puskesmas Muara Samu, Kepala Desa Muser, Ketua dan Anggota BPD, Kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Kader 6 SPM, Kaur dan Kasi, serta seluruh undangan dan peserta kegiatan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari Kepala Desa Muser, Ketua BPD Desa Muser, serta perwakilan Kecamatan Muara Samu.

Kepala Desa Muser Tekankan Pentingnya Komitmen Bersama

Dalam sambutannya, Kepala Desa Muser menyampaikan bahwa pencegahan dan penurunan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Desa atau tenaga kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.

Pemerintah, kader Posyandu, orang tua, ibu hamil, ibu menyusui, hingga seluruh masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup, kesehatan yang baik, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka.

Melalui kegiatan Rembuk Stunting, diharapkan berbagai permasalahan yang masih dihadapi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak, gizi, sanitasi, pola asuh, serta pemenuhan kebutuhan dasar dapat dibahas bersama dan menghasilkan kesepakatan serta langkah nyata di tingkat desa.

Ketua BPD Dorong Keterlibatan Masyarakat

Selanjutnya, Ketua BPD Desa Muser menyampaikan bahwa BPD memiliki peran penting sebagai mitra Pemerintah Desa dalam mendukung upaya pencegahan stunting.

BPD turut berperan dalam menampung aspirasi masyarakat serta mendorong keterlibatan masyarakat untuk aktif mengikuti kegiatan Posyandu. Selain itu, masyarakat juga diharapkan semakin memperhatikan kesehatan dan pemenuhan gizi ibu dan anak.

Perwakilan Kecamatan Sampaikan Pentingnya Sinergi

Perwakilan Kecamatan Muara Samu turut memberikan sambutan dan arahan mengenai pentingnya penanganan stunting secara bersama-sama. Pencegahan stunting membutuhkan kerja sama antara Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, Puskesmas, kader, keluarga, dan seluruh masyarakat.

Sinergi lintas sektor menjadi hal penting agar berbagai upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan.

Diskusi dan Rembuk Bersama

Setelah penyampaian berbagai arahan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan rembuk bersama sebagai agenda inti. Dalam sesi ini, seluruh peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, saran, pengalaman, permasalahan, maupun usulan yang berkaitan dengan upaya pencegahan dan penurunan stunting di Desa Muser.

Berdasarkan Laporan Data Posyandu Desa Muser, saat ini tercatat sebanyak 3 anak stunting, 7 ibu hamil, dan 27 ibu menyusui. Data tersebut diperoleh berdasarkan keaktifan dan kehadiran ibu-ibu dalam mengikuti kegiatan Posyandu.

Jumlah anak yang terdata mengalami stunting menunjukkan penurunan. Namun, kondisi tersebut tetap menjadi perhatian bersama dan menjadi tugas bagi Kader Posyandu, KPM, Pemerintah Desa, serta seluruh pihak terkait untuk terus melakukan pencegahan dan pendampingan.

Dalam kegiatan tersebut juga kembali dibahas sejumlah komitmen yang telah disepakati pada Rembuk Stunting tahun 2025, yaitu tindak lanjut hasil laporan Kader Posyandu dan KPM, pelaksanaan kegiatan sweeping dan pendampingan bagi ibu rumah tangga yang anaknya tidak mengikuti kegiatan Posyandu, sosialisasi kepada keluarga yang anaknya masih terdata stunting, pemberian bantuan sosial bagi keluarga yang anaknya terdata kurang gizi atau stunting, serta peningkatan kapasitas bagi Kader Posyandu.

Penyusunan Kesepakatan dan Rencana Tindak Lanjut

Hasil diskusi kemudian dilanjutkan dengan penyusunan kesepakatan dan rencana tindak lanjut. Pada tahap ini, peserta bersama-sama menentukan langkah-langkah yang akan dilakukan, pembagian peran, serta program prioritas desa dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen dan kesepakatan melalui Berita Acara.

Penyerahan Bantuan Makanan Bergizi

 

4 

5 

3_(1) 

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi, Pemerintah Desa Muser juga melaksanakan penyerahan bantuan makanan bergizi kepada sasaran yang menjadi perhatian dalam program pencegahan dan penanganan stunting.

Bantuan diberikan kepada anak yang terdata stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui. Bantuan berupa bahan makanan bergizi, di antaranya telur, susu dan Chococrunch, sebagai salah satu bentuk dukungan dalam memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat.

Secara simbolis, bantuan juga diserahkan kepada tiga anak yang terdata stunting, kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.

Pemberian bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk dukungan bagi keluarga sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemenuhan gizi yang cukup dan seimbang, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita.

Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Stunting

Selain diskusi dan penyerahan bantuan, kegiatan Rembuk Stunting juga dilanjutkan dengan sosialisasi dan edukasi mengenai stunting.

Sosialisasi diberikan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai stunting, faktor yang dapat memengaruhinya, cara mencegahnya, serta langkah yang perlu dilakukan apabila terdapat anak yang berisiko mengalami masalah pertumbuhan.

Materi edukasi juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi sejak masa kehamilan, mendorong ibu hamil dan ibu menyusui aktif mengikuti Posyandu, mengonsumsi makanan bergizi, menerapkan pola asuh yang tepat, memberikan ASI eksklusif selama enam bulan, memberikan makanan pendamping ASI sesuai usia anak, menjaga kebersihan, serta melakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara rutin.

Komitmen Bersama untuk Pencegahan Stunting

Dari rangkaian kegiatan Rembuk Stunting, terdapat sejumlah hal yang menjadi perhatian dan kesepakatan bersama, antara lain meningkatkan keaktifan ibu hamil dan ibu menyusui dalam mengikuti Posyandu, meningkatkan pemantauan kesehatan dan gizi ibu serta anak, mendorong pemenuhan gizi yang baik dan seimbang, meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak masa kehamilan, serta meningkatkan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga kebersihan lingkungan, memastikan ketersediaan air bersih dan sanitasi yang layak, serta memperkuat koordinasi antara Pemerintah Desa, Kecamatan, Puskesmas, BPD, kader, keluarga, dan masyarakat.

Dengan adanya Rembuk Stunting ini, diharapkan seluruh pihak memiliki pemahaman dan komitmen yang sama bahwa stunting harus dicegah sejak dini dan tidak dapat ditangani oleh satu pihak saja.

Pemerintah Desa Muser berkomitmen untuk terus memberikan perhatian terhadap ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita, serta meningkatkan peran aktif keluarga dan masyarakat dalam mendukung pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak.

Melalui kerja sama dan komitmen seluruh pihak, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan stunting di Desa Muser dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan semangat “Komitmen Bersama Percepatan Penurunan Stunting, Cegah Stunting Sejak Dini, Penuhi Gizi Optimal Untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas”, Pemerintah Desa Muser bersama seluruh elemen masyarakat berupaya mewujudkan generasi Desa Muser yang sehat, cerdas, kuat, dan berkualitas.

Kirim Komentar

Nama
No. Hp
E-mail
Isi Komentar

Komentar Facebook

statistik
penduduk

Muser
MUARA SAMU Muara Samu, Kabupaten Paser

521

Laki-laki

491

Perempuan

1012

TOTAL

Laki-laki : 521 ORANG

Perempuan : 491 ORANG

TOTAL : 1012 ORANG

Transparansi Anggaran

APB 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

Realisasi:RP 3.030.574.911,81
Anggaran:Rp 3.318.492.000,00

Belanja

Realisasi:RP 2.865.630.291,00
Anggaran:Rp 3.539.686.437,60

Pembiayaan

Realisasi:RP 254.594.437,60
Anggaran:Rp 221.194.437,60

APB 2025 Pendapatan

Dana Desa

Realisasi:RP 748.364.852,00
Anggaran:Rp 1.012.349.000,00

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Realisasi:RP 11.387.500,00
Anggaran:Rp 22.775.000,00

Alokasi Dana

Realisasi:RP 2.145.055.056,00
Anggaran:Rp 2.148.708.000,00

Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota

Realisasi:RP 122.160.000,00
Anggaran:Rp 132.160.000,00

Bunga Bank

Realisasi:RP 3.607.503,81
Anggaran:Rp 0,00

Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah

Realisasi:RP 0,00
Anggaran:Rp 2.500.000,00

APB 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan

Realisasi:RP 981.130.691,00
Anggaran:Rp 1.230.320.837,60

Bidang Pelaksanaan Pembangunan

Realisasi:RP 1.543.739.600,00
Anggaran:Rp 1.661.014.700,00

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan

Realisasi:RP 107.880.000,00
Anggaran:Rp 264.380.500,00

Bidang Pemberdayaan Masyarakat

Realisasi:RP 76.270.000,00
Anggaran:Rp 219.522.000,00

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak

Realisasi:RP 156.610.000,00
Anggaran:Rp 164.448.400,00